7 Fakta Menarik Parasite, Film Korea yang Bikin Penonton Terkejut

Singkatnya
7 fakta menarik Parasite, film Korea karya Bong Joon-ho yang mencetak sejarah Oscar, penuh simbol, kritik sosial, dan detail tersembunyi.
Jakarta - Parasite merupakan salah satu film Korea Selatan yang berhasil mencuri perhatian dunia. Disutradarai Bong Joon-ho, film ini tidak hanya menawarkan cerita penuh kejutan, tetapi juga menyelipkan kritik sosial tentang kesenjangan ekonomi dan kehidupan kelas atas serta kelas bawah.
Dirilis pada 2019, Parasite menggabungkan drama, komedi gelap, thriller, dan kritik sosial dalam satu cerita yang sulit ditebak. Di balik kesuksesannya, terdapat sejumlah fakta menarik yang membuat film ini semakin layak untuk dibahas.
Berikut tujuh fakta menarik Parasite yang perlu diketahui.
1. Disutradarai Bong Joon-ho
Parasite merupakan karya sutradara sekaligus penulis skenario Bong Joon-ho. Sebelum membuat film ini, ia telah dikenal melalui sejumlah karya seperti Memories of Murder, The Host, Snowpiercer, dan Okja.
Melalui Parasite, Bong Joon-ho kembali menunjukkan kemampuannya dalam menggabungkan berbagai genre sekaligus menyampaikan kritik sosial melalui cerita yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
2. Menjadi Film Korea Selatan Pertama yang Menang Oscar Film Terbaik
Salah satu pencapaian terbesar Parasite terjadi pada Academy Awards ke-92 pada 2020.
Film ini memenangkan kategori Best Picture dan menjadi film berbahasa non-Inggris pertama yang meraih penghargaan tersebut. Pencapaian itu membuat Parasite mencatat sejarah baru dalam perfilman internasional.
Selain Best Picture, film ini juga memenangkan kategori Best Director, Best International Feature Film, dan Best Original Screenplay.
3. Ceritanya Berawal dari Gagasan Sederhana
Ide dasar Parasite sebenarnya berangkat dari konsep yang cukup sederhana, yakni pertemuan dua keluarga dengan latar belakang ekonomi yang sangat berbeda.
Keluarga Kim hidup dalam kondisi ekonomi sulit, sedangkan keluarga Park menikmati kehidupan serba berkecukupan. Pertemuan kedua keluarga tersebut kemudian berkembang menjadi rangkaian kejadian yang semakin tidak terduga.
Kesederhanaan premis tersebut justru menjadi salah satu kekuatan film karena memungkinkan Bong Joon-ho mengeksplorasi isu kelas sosial secara lebih luas.
4. Rumah Keluarga Park Dibuat Khusus untuk Film
Rumah mewah keluarga Park menjadi salah satu lokasi paling ikonik dalam Parasite. Menariknya, rumah tersebut bukan rumah mewah sungguhan yang digunakan begitu saja sebagai lokasi syuting.
Tim produksi membangun berbagai bagian rumah sebagai set khusus. Desainnya dibuat dengan memperhatikan kebutuhan cerita, termasuk tangga, ruang keluarga, halaman, hingga area tersembunyi di dalam rumah.
Set tersebut juga membantu Bong Joon-ho mengatur pergerakan karakter dan kamera secara lebih presisi.
5. Tangga Memiliki Makna Penting
Jika diperhatikan, Parasite banyak menggunakan elemen tangga. Karakter berulang kali bergerak naik atau turun melalui tangga dalam berbagai situasi.
Penggunaan tangga bukan sekadar kebutuhan visual. Elemen tersebut dapat dibaca sebagai simbol perbedaan kelas sosial dan posisi ekonomi para karakter.
Pergerakan ke atas dan ke bawah menjadi bagian penting dari bahasa visual film dalam menggambarkan hubungan antara kelompok masyarakat yang berbeda.
6. Film Ini Memiliki Banyak Detail Tersembunyi
Salah satu daya tarik Parasite adalah banyaknya detail kecil yang bisa memiliki makna lebih besar ketika film ditonton kembali.
Mulai dari komposisi adegan, desain rumah, dialog, benda-benda tertentu hingga posisi karakter sering kali memiliki fungsi dalam membangun cerita.
Karena itu, Parasite termasuk film yang menarik untuk ditonton lebih dari sekali. Setelah mengetahui keseluruhan cerita, penonton dapat melihat sejumlah petunjuk yang mungkin terlewat pada tontonan pertama.
7. Judul Parasite Bisa Dimaknai dari Banyak Sudut
Judul Parasite atau “parasit” menjadi salah satu bagian yang paling menarik untuk diperdebatkan.
Film ini menggambarkan hubungan antara keluarga Kim dan keluarga Park, tetapi istilah tersebut tidak secara sederhana hanya menunjuk kepada satu keluarga. Masing-masing kelompok memiliki ketergantungan terhadap kelompok lainnya dalam cara yang berbeda.
Inilah yang membuat Parasite tidak hanya menjadi film tentang keluarga miskin dan keluarga kaya, tetapi juga tentang bagaimana struktur sosial dan kebutuhan ekonomi dapat menciptakan hubungan yang saling bergantung.
Parasite, Film yang Semakin Menarik Saat Ditonton Ulang
Kesuksesan Parasite tidak hanya berasal dari cerita yang mengejutkan. Film ini memiliki lapisan cerita yang membahas kesenjangan sosial, ambisi, keluarga, dan kehidupan masyarakat dari kelas ekonomi berbeda.
Dengan simbolisme yang kuat serta detail yang tersebar sepanjang film, Parasite menjadi salah satu film Korea Selatan yang tetap menarik untuk dibicarakan bertahun-tahun setelah perilisannya.